www.agamamu.blogspot.com

www.agamamu.blogspot.com

Minggu, 20 Desember 2009

Langkah untuk lebih dekat kepadaNya
Banyak sekali dalam alquran dijelaskan, dan bahkan diulang-ulang dalam menyajikan nama-nama Allah Swt yang maha sempurna seperti diakhir-akhir surat alhasyr.

22. Dialah Allah yang tiada Tuhan selain Dia, yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Dia-lah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
23. Dialah Allah yang tiada Tuhan selain Dia, raja, yang Maha suci, yang Maha Sejahtera, yang Mengaruniakan Keamanan, yang Maha Memelihara, yang Maha Perkasa, yang Maha Kuasa, yang memiliki segala Keagungan, Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.
24. Dialah Allah yang Menciptakan, yang Mengadakan, yang membentuk Rupa, yang mempunyai asmaaul Husna. bertasbih kepadanya apa yang di langit dan bumi. dan dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Didalam nama-namaNya terbentang makna yang begitu luas bagi para pencari tuhan yang sesungguhnya, untuk kehidupannya yang lebih bahagia lagi, baik kebenaraNya, KasihNya, ampunanNya, pokoknya apa saja yang diinginkan oleh hambaNya asalkan mau mendekat kepadanya, dapat ia cari melalui menyelami dan menghayati dan terutama berusaha mengamalkan apa yang diinginkan oleh nama-namaNya yang sempurna (asmaul husna) tsb.
Apabila kita menginginkan untuk mendekat atau mengenal seseorang pasti yang pertama kita hendaklah mendekatinya dengan sesuatu yang menjadi kebanggaan tersendiri bagi orang tersebut, seperti, apa makanan kesukaannya, hobinya, dst. Akan tetapi lantaran Allah Swt adalah sumber muara dari seluruh yang menjadi keinginan hambanya, baik tempat tambatan segala hajat, maka hendaklah mengenalNya melalui nama-namaNya yang maha sempurna (asmaul husna).
Allah Swt mengajarkan kepada hambaNya melaui nama-namaNya yang santun untuk menjadi sarana untuk mendekatkan diri lagi kepadanya, dan seharusnya bagi kita memahami betul apa saja pesan-pesan yang disampaikan oleh nama-namaNya, sehingga nantinya, Ingin kasihNya maka pahami makna dan berbuat dengan yang tersirat dalam namaNya.
ANDAI TUHAN ADALAH MANUSIA………???????
Pertanyaan diatas mungkin menggelitik pikiran kita sebagai seorang muslim yang meyakini Allah Swt Mukholafatu lilhawadits (berbeda dengan makhluknya) dan juga ditegaskan oleh surat alikhlas tentang hakikat Allah Swt.


1. Katakanlah: "Dia-lah Allah, yang Maha Esa. 2. Allah adalah Tuhan tempat bergantung kepada-Nya segala sesuatu. 3. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, 4. Dan tidak ada seorangpun yang setara/menyerupai dengan Dia."


Andai tuhan adalah manusia yang salah seorang dari kita, akan lebih jauh lagi mudah bagi kita untuk mengenalNya dan memahaiNya, setidaknya kita dapat melihatNya bagaimana ia beriteraksi dengan hambanya, yang memang kalau ia salah seorang dari manusia, yang mana Analognya, kita dapat memahami orang lain, karena kita mempunyai pengalaman dalam bebagai keadaan emosi bagaimanapun dengan orang tersebut, atau berkomunikasi langsung dengannya.
Akan tetapi Allah Swt adalah tuhan yang memang tuhan yang hakiki, ia bukanlah salah seorang dari golongan manusia seperti perumpamaan diatas, akan tetapi ia yang tidak ada serupa denganNya, dan bebas dari berbagai pengandain apapun yang terlintas dalam alam akal pikiran manusia, karena pada dasarnya manusia (makhluk) ia terikat oleh ruang dan waktu, yang nantinya akan rusak, binasa, tua, dan akan berakhir pada satu titik jenuh yang bernama kematian, jadi benar perkataan kaum filusuf barat bahwa tuhan telah mati, kalaulah memang tuhan adalah dari golongan manusia dan juga memang tuhan mereka adalah manusia.
Oleh karenaNya Rasul memerintahkan kita untuk memikirkan kebesaran hasil ciptaanNya, dan melarang untuk memikirkan Zat Allah Swt, karena kemampuan otak kita terbatas untuk mengolah data tentang zatNya Allah Swt yang begitu maha besar.
Jadi……………………..
Tuhan yang aku ibadahi adalah tuhan yang benar-benar tuhan yang memiliki sifat maha sempurna dan santun, dan tidak memiliki kekurangan dalam hal apapun, ia bukanlah manusia yang dipertuhankan, apalagi tuhan yang dijelmakan menjadi manusia, juga bukan tuhan setengah tuhan, dan lebih jauh lagi, ia bukan manusia setengah tuhan yang banyak memiliki kekurangan dalam hal apapun, kami sebagai muslim menyebutNya/memanggilNya dengan nama ALLAH SWT, yang maha segal-galanya.

Tidak ada komentar: